Berita Terkini

Dua Petugas Adhoc Alami Musibah, Seluruh Biaya Pengobatan Ditanggung KPU Sidoarjo

KPU SIDOARJO; Inilah pernik-pernik yang sempat mewarnai pelaksanaan Pilkada 2024 di Sidoarjo, yang belum banyak diketahui publik. Salah satunya tenda TPS 4 di Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo Kota, roboh akibat diterjang hujan angin saat hari ‘H’ berlangsungnya pemungutan suara.  Akibat insiden ini menyebabkan seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengalami dislokasi tulang bagian pergelangan tangan. Menyikapi terjadinya kecelakaan itu pun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo bertindak sigap. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit, dan segala biaya pengobatan ditanggung oleh pihak KPU Sidoarjo. Mokhammad Yasin, Divisi SDM, Sosdiklih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Sidoarjo membenarkan terjadinya insiden itu. Dikatakan, insiden itu menimpah tenda TPS 4 di Desa Sarirogo yang roboh akibat  diterjang hujan angin. “Itu terjadi saat penghitungan suara. Begitu mendapat laporan, kami langsung meninjau ke lokasi,” ujarnya. Robohnya tenda TPS itu, lanjut dia, sempat menimpah seorang petugas KPPS di sana. Akibatnya bersangkutan mengalami dislokasi pada pergelangan tangan. ”Korban langsung kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Dan insiden robohnya tenda TPS ini juga tidak sampai menganggut kelangsungan pemungutan suara, hingga penghitungan bisa diselesaikan dengan baik dan lancar,” tegasnya. Lebih lanjut, Yasin mengungkapkan setelah mendapat perawatan medis, kondisi  korban sudah semakin membaik. “Ini merupakan kecelakaan dalam  bertugas sehingga segala biaya pengobatan ditanggung KPU. Hal ini juga sudah diatur dalam PKPU nomor 59,” ujarnya. Selain insiden menimpah seorang petugas KPPS Desa Sarirogo, kecelakaan lainnya juga dialami Siti Wulandari, anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Keper, Kec. Krembung. Dia mengalami kecelakaan tunggal  saat perjalanan untuk menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di kantor Kec. Krembung pada 20 Nopember lalu. Bersangkutan menjalani perawatan di RS Pudik Gasum Porong, yang seluruh biaya ditanggung KPU Sidoarjo. (parmaskpusda)

Empat PPK Mulai Gelar Pleno Rekapitulasi Tungsura, Sementara PPK Krembung-Taman dan Porong Sudah Tuntas

KPU SIDOARJO; Sesuai skedul, empat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menggelar rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara (Tungsura) dalam pemilihan Bupati – Wakil Bupati Sidoarjo dan Gubernur-Wakil Gubernur Jatim, Sabtu (30/11) siang. Sementara 14 PPK lainnya sudah lebih dulu sehari menggelar kegiatan sama, bahkan beberapa dari mereka telah merampungkan rekapitulasi Tungsura ini,--sebagai tahapan pelaksanaan Pilkada 2024.      Adapun empat PPK yang mulai menggelar rakapitulasi itu, di antaranya Kec. Buduran, Gedangan,Wonoayu dan Sedati. Meski lambat sehari, namun mereka memastikan tidak akan mengalami hambatan untuk penyelesaikan rekapitulasi sesuai yang jadwalkan.   Bahkan PPK Buduran optimis bisa menuntaskan proses tahapan penghitungan hasil suara pemilihan pada hari ini,--Sabtu) malam ini juga. Hal itu diungkapkan  Ketua PPK Buduran Miftachul Munir, seusai prosesi seremonial pembukaan rapat pleno terbuka di Pendapa  Kantor Kecamatan Buduran.  “Berdasarkan hasil kesepakatan dengan semua jajaran, tahapan rekapitulasi Tungsura hasil baik pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jatim maupun Bupati-Wakil Bupati Sidoarjo akan kami selesaikan hari ini juga,” ujar Miftachul Lebih jauh, dia menjelaskan pihaknya berani memastikan selesai dalam sehari merekap hasil penghitungan perolehan suara,--berdasarkan rekapitulasi tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) karena jumlah lebih sedikit dibanding kecamatan lainnya. “Di Kecamatan Buduran hanya 15  PPS. Selain itu kami menyiapkan dua  panel atau monitor guna mempercepat proses rekapitulasi Tungsura,” tegas Miftachul Sementara itu, dari 14 PPK di wilayah Sidoarjo mulai menggelar Rakapitulasi Tungsura, pada Sabtu (29/11) kemarin, sebagian ada yang menuntaskan. Informasi yang dihimpun, jajaran PPK di kecamatan lain yang  sudah menuntaskan tahapan rekapitulasi Tungsura ini, di antaranya PPK Kec. Taman, Kec Krembung, serta PPK Kec Porong. (parmaskpusda)

Hari Pertama PPK Sukodono Selesaikan Rekapitulasi Tungsura TPS 10 Desa

KPU SIDOARJO: Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sukodono mulai melakukan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara (Tungsura) hasil pemungutan dari semua TPS di wilayah kerjanya. Untuk hari pertama merekap hasil perolehan suara secara manual, pihaknya telah menyelesaikan TPS di 10 desa di wilayah Kec. Sukodono. Ketua PPK Sukodono, Abdul Hakim mengatakan proses rekapitulasi tersebut akan dilakukan mulai hari ini sampai besok yang dimulai sejak pukul 07.00 wib. “Yang hari ini ada 10 desa yang direkap dan kami targetkan selesai jam 9 malam nanti,” katanya. Untuk memudahkan proses, pihaknya membagi ruang di pendopo kantor kecamatan Sukodono tersebut menjadi dua panel. Panel pertama dipakai untuk merekap hasil penghitungan suara dari Desa Wilayut, Suruh, Ngaresrejo, Sukodono dan Cangkringsari yang total memiliki 32 TPS. Sedangkan rekapitulasi untuk 32 TPS lainnya yang berasal dari Desa Plumbungan, Panjunan, Sambungrejo, Masangan Wetan dan Kloposepuluh dilakukan di panel 2. “Untuk Sabtu besok ada 9 desa saja, namun jumlah TPSnya lebih banyak,” imbuh Hakim. Rencananya, untuk panel satu akan digunakan untuk membuka C Plano dari desa Bangsri, Anggaswangi, Jumputrejo, Masangan Kulon dan Jogosatru  yang total memiliki 52 TPS yang melakukan pemungutan dan penghitungan suara untuk Pilkada Serentak 2024 ini. Sedangkan panel 2 akan dipakai untuk merekap hasil penghitungan suara Pemilihan Calon Gubernur/Wakil Gubernur Jatim dan Bupati/Wakil Bupati Sidoarjo dari desa Pademonegoro, Pekarungan, Suko dan Kebonagung yang juga memiliki 52 TPS. “Sampai saat ini tahapan rekapitulasi di hari pertama berlangsung lancar. Insyaalah lancar juga untuk proses besok,” pungkas Hakim. Sekretariat KPU Sidoarjo menginformasikan, selain Sukodono, proses rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada Serentak 2024 pada hari ini juga dilakukan di 12 kecamatan lainnya. Diantaranya Kecamatan Sidoarjo, Candi, Tanggulangin, Porong, Jabon, Tulangan, Krembung, Prambon, Tarik, Balongbendo, Krian, Waru dan Kecamatan Taman. Sedangkan yang akan akan memulai tahapan rekapitulasi ini pada Sabtu (30/11/2024) besok adalah Kecamatan Sedati, Buduran, Wonoayu dan Gedangan.  Setelah proses rekapitulasi di semua kecamatan ini telah diselesaikan, tahapan selanjutnya adalah pelaksanaan kegiatan serupa untuk level Kabupaten yang rencananya akan dilakukan pada 5 Desember mendatang di Kantor KPU Sidoarjo. Dihubungi melalui telepon selulernya, Koordinator Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas KPU Sidoarjo, Mukhamad Yasin mengatakan sesuai Juknis yang tersurat di PKPU tentang Tungsura Pilkada, tahapan rekapitulasi suara di Tingkat kabupaten/kota dilakukan di tenggat waktu 4 hingga 6 Desember. “Kita ambil tengah-tengahnya saja. Pertimbangannya untuk mengantisipasi molornya proses rekap di kecamatan. Termasuk jika nantinya ada persoalan di level kabupaten, kami masih ppunya waktu sehari untuk menyelesaikannya. Tapi kami yakin, tahapan itu bisa kita selesaikan dalam waktu sehari saja,” tandas Yasin.(parmaskpusda)

Kantor Kecamatan Direnovasi, PPK Sidoarjo Alihkan Rekapitulasi Tungsura di Kantor Pemdes Sarirogo

KPU SIDOARJO: Kantor Kecamatan Sidoarjo Kota terutama bagian gudang, tengah direnovasi. Namun bukan berarti menjadi hambatan  pihak Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menggelar rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara (Tungsura)  sebagai tahapan pelaksanaan Pilkada 2024. Di mana, PPK Sidoarjo Kota tetap mulai menggelar kegiatan rekapitulasi Tungsura dengan mengalihkan tempatnya ke Kantor Desa Sarirogo, Kec. Sidoarjo Kota, pada Jumat (29/11).  Diawali dengan rapat pleno PPK dimulai pukul 13.00, yang selanjutnya melakukan rekapitulasi Tungsuara terhadap hasil pemungutan di 6 TPS di Desa Cemengbakalan dan 26 TPS di Bluru Kidul.  Sejauh ini, rekapitulasi berlangsung lancar dan aman. “Untuk PS desa/kelurahan lainnya di wilayah Sidoarjo Kota dijadwal besok. Kami lakukan secara bertahap hingga terakhir pada Senin lusa,” kata Fahri, Ketua PPK Sidoarjo Kota. Rapat pleno rekapitulasi ini dipantau langsung Ketua KPU Kabupaten Sidoarjo Fauzan Adhim.  Ikut hadir Camat Gundari bersama jajaran pejabat Forpimcam Sidoarjo Kota, petugas Panwascam dan perwakilan dari PPS, berikut para KPPS seluruh Kec. Sidoarjo. “Saya ucapkan terma kasih, dan saya bersyukur karena pelaksanan Pemilukada berjalan dengan aman,sukses dan lancar,” kata Camat Gundari saat membuka rapat pleno tersebut. Sementara itu, Fauzan Adhim, Ketua KPU Sidoarjo mengatakan untuk penghitungan manual perolehan suara ini memang semestinya dilaksanakan di kantor Kecamatan Kota. Namun hasil koordinasi KPU Sidoarjo dengan Camat Sidoarjo Kota, disepakati lokasinya dialihkan di kantor  Pemdes Sarirogo.  Ditambahkan, pengalihan lokasi rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara pemilih di Kec. Sidoarjo Kota, lantaran gudang penyimpanan di Kantor Kecamatan Sidoarjo saat ini sedang dalam renovasi. “Pengalihan penghitungan suara pemilih ini untuk mengantisipasi surat suara pemilih dari TPS - TPS dari kerusakan karena bangunan gudang di kantor Kecamatan Sidoarjo saat ini masih dalam renovasi. Di Kantor Desa Sarirogo lokasinya tidak jauh dari kantor kecamatan, dan tempatnya lebih luas. Ini tentunya juga dapat memberi kenyamanan semua pihak pelaksanaan penghitungan manual surat suara pemilih coblosan,” ujar Fauzan.  Dia menambahkan, sampai saat ini proses pelaksanaan Pilkada di Sidoarjo masih berjalan dengan aman. Berikut surat suara hasil coblosannya juga terkawal dengan aman sesuai dengan hasil pelaporan rekapitulasi yang ada di TPS - TPS. (parmaskpusda)

14 PPK Gelar Rekapitulasi Tungsura, 4 PPK Lainnya Mulai Besok

KPU SIDOARJO; Sesuai tahapan pelaksanaan Pilkada 2024,  sebanyak 14 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Sidoarjo, secara bersamaan menggelar rapat pleno persiapan penghitungan suara (Tungsura) hasil coblosan pada pemilihan Bupati – Wakil Bupati Sidoarjo dan Gubernur-Wakil Gubenur Jatim, mulai Jumat (29/11)  pagi.  Dari skedul kegiatan dikeluarkan Sekretariat KPU Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 14 PPK yang mulai melakukan rapayt pleno rekapitulasi ini, di antaranya Kec. Sidoarjo Kota, Kec. Candi, Kec.Tanggulangin, Kec. Porong, dan Kec. Jabon. Lalu PPK Kec. Krembung, Kec, Prambon, Kec.Tarik, Kec. Balongbendo, Kec. Krian, Kec. Sukodono, Kec. Waru, Kec. Taman, dan Kec Tulangan. Sedangkan empat PPK lainnya, yakni Kec. Sedati, Kec. Buduran, Kec. Wonoayu dan  Kec. Gedangan akan menggelar kegiatan sama pada Sabtu (30/11) besok. “Empat PPK ini belum bisa menggelar rapat pleno rekapitulasi Tungsura karena masih ada beberapa hal yang harus dikoordinasikan,” kata Fauzan Adhim,  Ketua KPU Sidoarjo. Ditambahkan, perbedaan hari pelaksanaan rapat pleno yang dilakukan PPK ini sesuai kesepakatan dari jajaran PPK masing-masing. Salah satunya tentang kesiapan jajaran lain yang harus dilibatkan dalam proses/tahapan pelaksanaan pleno sekaligus penghitungan suara. “Tidak masalah. Prinsipnya semua tahapan pelaksanaan Tungsura di tingkat PPK diberi waktu H+5, atau harus selesai paling lambat Senin lusa,” tutur Fauzan, yang ikut memantau rapat pleno rekapitulasi PPK Kecamatan Sidoarjo Kota yang dilangsungkan di Balai Pemerintahan Desa Sarirogo. Dalam pelaksanaan rekapituasi ini juga  dihadiri Camat Gundari yang sekaligus membuka rapat pleno. Ikut hadir jajaran pejabat Forkopimcam Sidoarjo, petugas Panwascam, dan  perwakilan dari PPS, berikut   KPPS seluruh Kec. Sidoarjo.  Dalam sambutannya, Camat Gundari mengucapkan selamat kepada semua jajaran yang terlibat dalam proses pelaksanaan Pilkada 2024, khususnya seluruh jajaran panitia penyelenggara di semua tingkatan. “Terma kasih, dan saya bersyukur pelaksanan Pemilukada berjalan dengan aman,sukses dan lancar,” ujarnya. Sementara Ketua PPK Sidoarjo, Fahri mengatakan untuk tahap awal proses rekapitulasi  Tungsura  akan dilakukan di dua PPS. “Mengingat waktu yang terbatas, maka sore  ini rekapitulasi penghitungan akan kami mulai dari Desa Cemeng Bakalan dan Bluru Kidul,” ujar Fahri. “Selanjutnya untuk 22 PPS yang lain kami jadwalkan Sabtu hingga Senin,” tambahnya. (parmaskpusda)

TAHAPAN PILKADA 2024: Hari Ini PPK Mulai Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilbup Sidoarjo dan Pilgub Jatim

KPU SIDOARJO; Jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) melakukan rapat pleno persiapan pelaksanaan tahapan rekapitulasi hasil penghitungan suara, sekaligus penetapanya, pada Jumat (29/11) hari. Ini diputuskan melalui Rapar Koordinasi digelar Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sidoarjo bersama PPK, pada Kamis (29/11) malam. Ketua KPU Sidoarjo Fauzan Adhim mengatakan dalam Rakor berlangsung  di ruang aula KPU setempat, menghasilan keputusan bahwa untuk pelaksanaan pleno persiapan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada 2024, untuk tingkat kecamatan bisa dilakukan PPK mulai Jumat hari ini. "Jadi sesuai hasil rakor dipimpin Divisi Teknis dan Penyelenggaran KPU, bagi PPK yang sudah siap bisa melakukan rakapitulasi hari ini. Namun ada juga yang melakukan Sabtu besok, tergantunga kesiapan masing-masing PPK,” ujar Fauzan, Jumat (29/11) pagi tadi.  Sesuai petunjuk pelaksanaan dan teknis yang diatur dalam PKPU, lanjut Fauzan menegaskan pihaknya  segera melakukan tahapan selanjutnya minimal sehari setelah pelaksanaan pemungutan suara. Berdasarkan skedul, mulai Kamis kemarin,  sebenarnya sudah bisa mulai start untuk melakukan tahapan penghitungan suara. Mengingat hampir semua Panitia Pemungutan suara (PPS) sudah menyetor semua hasil penghitungan ke PPK malam saat hari ‘H’ pelaksanaan pemungutan suara untuk pemilihan Bupati-Wakil Bupati Sidoarjo maupun Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. “Namun karena berbagai pertimbangan rekan-rekan di jajaran Adhoc, akhirnya PPK sepakat untuk mulai melakukan rapat pleno persiapan rekapitulasi penghitungan suara (Tungsura) mulai hari ini,” tutur  Fauzan. Senada  iungkapkan anggota komisioner KPU Divisi Teknis dan Penyelenggaran,Haidar Munjid. “Dari hasil pembahasan Rakor bersama jajaran PPK menyatakan siap untuk melakukan tahapan rekapitulasi penghitungan perolehan suara (Tungsura) hasil pemilihan mulai hari ini (Jumat,--red),” jelasnya. Ditambahkan, berdasarkan ketentuan dalam peraturan,batas waktu pelaksanaan tahapan Tungsura sampai penetapan hasil penghitungan di tingkat kecamatan dimulai hari ini dengan batas akhir 5 Desember. “Batas waktu pelaksanaan masih cukup lama, mmaka kami beri kesempatan kepada semua jajaran PPK untuk menyusun sendiri jadwal rapat pleno dengan semua jajaran dan unsur lembaga yang terlibat guna persiapan pelaksanaan rekapitulasi penghitungan perolehan suara di wilayahnya masing-masing,” ujarnya Haidar. Secara umum ada tiga hal yang harus dilakukan PPK guna melakukan rekapitulasi. “Di antaranya persiapan rekapitulasi, pelaksanaan rekapitulasi serta penyelesaian keberatan untuk detailnya bisa dibaca dibuku panduan,” tegas Haidar.(parmaskpusda)