Berita Terkini

Logistik Pilkada 2024 Sudah Terkirim ke Desa-Kelurahan Seluruh Sidoarjo

KPU SIDOARJO: Pada H-1 coblosan Pilkada 2024, seluruh logistik keperluan pemilihan Bupati-wakil bupati Sidoarjo maupun Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim untuk wilayah  Sidoarjo, sudah selesai dikirim Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ke seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di desa dan kelurahan seluruh Sidoarjo, Selasa (26/11) sore. Selanjutnya, pihak PPS akan mendistribusikan kebutuhan logistik itu ke masing-masing Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk keperluan hari H pelaksanaan coblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), pada Rabu (27/11) pagi. “Kami sudah terima laporan dari setiap PPK, bahwa proses pengiriman logistik berlangsung aman dan lancar sesuai dengan rencana sebelumnya. Maghrib sudah terkirim dan telah diterima semua PPS,” tandas Ketua KPU Sidoarjo, Fauzan Adhim. Pihaknya bersyukur lantaran tak ada kendala berarti yang dihadapi dalam proses pengiriman aneka barang logitik, diantaranya surat suara, bilik, kotak suara hingga bantalan alat coblos sarana pendukung lainnya untuk keperluan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Lebih lanjut, Fauzan mengungkapkan barang-barang tersebut disimpan di gudang masing- masing PPS berlokasi di kantor desa/kelurahan dengan penjangaan dibantu petugas Linmas, kepolisian dan TNI. “Untuk pendistribusian ke KPPS di TPS baru dilakukan Rabu besok pagi sekitar pukul 06.00,” ujarnya. Berdasarkan data di KPU Sidoarjo, pada Pilkada serentak 2024 ini ada 5.466 kotak suara yang disebar ke 2.733 TPS di seluruh penjuru Sidoarjo. Di dalamnya ada 1.519.796 surat suara, dengan rincian 1.479.539 lembar untuk pemilih yang namanya telah tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), ditambah 2,5 persen surat suara cadangan dari jumlah total. Selain surat suara, kotak suara yang tersegel itu juga berisi tinta, alat coblos serta berbagai formulir yang dibutuhkan dalam perhelatan pesta demokrasi tersebut. Termasuk form C Plano dan lain sebagainya. Sedangkan piranti yang tidak tersimpan di dalam kotak diantaranya berupa bilik suara, alat tulis, karet gelang, lem kertas, ID Card KPPS serta dua lembar poster yang memuat kandidat Pilkada Propinsi dan kontestan pilkada kabupaten Sidoarjo.(parmaskpusda)

Sebanyak 913 Surat Suara Pilbup dan Pilgub yang Rusak Dimusnakan KPU Sidoarjo

KPU SIDOARJO: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo memusnahkan 913 surat suara yang rusak, pada Selasa (26/11) sore. Pemusnahan salah satu kebutuhan logistik Pilkada 2024, dengan cara dibakar di halaman pergudangan KPU Jl. Airlangga Sidoarjo melibatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo dan pihak kepolisian. Dari jumlah surat suara rusak yang dimusnahkan, rinciannya 430 surat suara untuk pemilihan bupati-wakil bupati dan 483 surat suara pemilihan gubernur-wakil gubernur Jatim. Surat suara itu diurai di dalam dua tong, lalu diberi bensin selanjutnya dibakar yang langsung dipimpin Ketua KPU Fauzan Adhim, bersama petugas komisioner Bawaslu dengan disaksikan petugas perwakilan dari Polresta Sidoarjo. Hadir pula Sulaiman, Sekretaris KPU Sidoarjo bersama pejabat di jajarannya. Dalam waktu tidak lebih 10 menit, surat suara yang berada di dua tong itu berupa menjadi abu, setelah dilahan api yang membara. Pemusnahan surat suara ini dilengkapi dengan penandatangan berita acara oleh Fauzan, Ketua KPU Sidoarjo dengan disaksikan Bawaslu dan pihak kepolisian. Ikut hadir Ahmad Nidhom dan Haidar Munjid, kedua anggota komisoner KPU, serta Sulaiman, Sekretaris KPU Sidoarjo bersama pejabat di jajarannya dalam pemusnahan surat suara tersebut. “Sore ini kita musnahkan surat suara yang rusak atau kelebihan dari yang dibutuhkan pada Pilkada 2024, totalnya 913. Baik itu surat suara untuk Pilbup Sidoarjo sebanyak 430, dan 483 surat suara untuk Pigub Jatim,” kata Fauzan. Pemusnahan kartu atau surat suara ini, lanjut Fauzan dasarnya adalah peraturan Pemilukada, salah satu PKPU nomer 17 tahun 2024. “Bahwa H-1 pelaksanaan pemungutan suara Pemilukada, seluruh jumlah surat suara yang rusak dan kelebihan itu harus dimusnahkan,” tegas Fauzan. Diungkapkan kreteria surat suara yang rusak, diantaranya ada yang sobek, berlubang, warnanya pudar hingga gambar Paslon buram serta tidak presisi. “Surat suara yang rusak ini sudah melalui proses sortir. Selain juga ada kelebihan dari kebutuhan,” ujarnya. Kebutuhan surat suara pelaksanaan coblosan yang dihelat Rabu (27/11) besok,--untuk Sidoarjo sesuai jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1.479.539 ditambah 2,5 persen. Sehingga totalnya sebanyak 1.519.796 surat suara. Penambahan 2,5 persen surat suara dari jumlah DPT ini juga merujuk  UU Pemilu maupun PKPU No. 17 Tahun 2024,  untuk mengantisipasi kebutuhan adanya pemilih baru atau istilahnya DPT-b.  Pemilih baru itu bisa karena belum masuk DPT saat pendataan, atau dari pemilih pindah dari TPS satu ke TPS lainnya dalam satu wilayah Sidoarjo, maupun pindah pilih antara daerah di wilayah Jatim. Semua harus dilayani selama memenuhi persyaratan sebagai warga yang sudah mempunyai hak pilih dalam Pilkada 2024. “Dan surat suara bersama kebutuhan logistik lainnya untuk Pilkada 2024, saat ini dalam proses pendistribusian dari PPK ke PPS yang lanjutnya ke KPPS seluruh Sidoarjo,” tegas Fauzan. (parmaskpusda)

Untuk Kesuksesan Pilkada 2024, KPU Sidoarjo Gelar Istighosah Diwarnai Santunan Anak Yatim

KPU SIDOARJO: Untuk kesuksesan pelaksanaan Pilkada 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo menggelar doa bersama (Istighosah) di auala utama kantor KPU setempat, Senin (25/11) malam. Giat istighotsah dipimpin Ketua PCNU Sidoarjo, KH. Zaenal Abidin berlamngsung khitmad dengan harapan pelaksanaan pemilihan bupati-wakil bupati Sidoarjo pada Pilkada 2024, berjalan lancar, aman dan menghasilkan pemimpin berkualitas. Kegiatan ini diikuti oleh segenap Komisioner beserta pimpinan dan staf sekretariatan KPU Sidoarjo. Ikut hadir juga Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Sidoarjo, Agisma D. Fastari. Dari jajaran Forkopimda ikut hadir Plt Bupati Sidoarjo, Subandi, dan pejabat mewakili Kapolres serta Dandim 0816/Sidoarjo dan sejumlah perwakilan partai politik pengusung Paslon yang berkontestasi pada Pilkada 2024, serta sejumlah tokoh masyarakat Sidoarjo dari unsur Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah. Kegiatan Istighosah mulai pukul 20.00 ini juga diwarnai pemberian santunan kepada 80 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Aisyiyah Balongbendo, YPM Mabarot Sukodono dan Panti Asuhan Zamhariro Cemengkalang. Ketua KPU Sidoarjo, Fauzan Adim dalam sambutannya berharap melalui kegiatan ini agenda Pilkada 2024 akan berlangsung sesuai harapan semua pihak. “Hari ini kita bermunajad,   berdoa bersama untuk kesuksesan Pilkada Kabupaten Sidoarjo. Kami semua berharap berjalan aman, lancar, damai dan tidak ada konflik apapun, dan menghasilkan pimpinan daerah yang berkualitas,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, saat ini KPU Sidoarjo terus melakukan tahapan persiapan sesuai dengan ketentuan. Diantaranya proses distribusi logistik Pilkada dari PPK ke semua desa dan kelurahan di seluruh wilayah kota delta yang diawasi penuh oleh Bawaslu Sidoarjo. Sementara itu dalam tausiyahnya,--setelah memimpin Istighosah, KH Zainal Abidin membangun optimisme bahwa Pilkada Sidoarjo berjalan damai, lancar dan sukses. Ini karena masyarakat Sidoarjo sudah dewasa dalam berdemokrasi. “Selama ini perjalanan demokrasi di Sidoarjo selalu berjalan lancar, aman karena masyarakat sudah dewasa dalam berdemokrasi. Begitu pula pelaksanaan Pilkada tahun ini, insyaallah berjalan sukses dengan menghasilkan pemimpin sesuai harapakan masyarakat,” ujarnya. Kiai Zainal yang pernah tiga periode menjabat komisioner KPU Sidoarjo mengungkapkan berbagai pengalaman saat bertugas sebagai badan adhod. “Situasi politik memanas, adanya gesekan, terjadinya demo massa adalah merupakan hal biasa dalam demokrasi. Badan adhoc, KPU maupun Bawaslu itu pun biasa disalah-salahkan, namun adanya permasalahan itu pasti ada penyelesaian,” ujarnya. “Dulu saat saya bertugas di KPU, sempat pula harus menghadiri sidang gugatan di MK di Jakarta. Ya sempat klosotan, dan nginap di hotel cuma makam mie instan. Toh hasilnya semua persoalan bisa diselesaikan,” tambahnya. Tampilnya kiai Zainal benar-benar membuat suasana acara Istighosah semakin gayeng dengan ‘ger-geran’ karena candaannya. “KPU itu memang tempatnya dipaidu. Itu biasa, selama bekerja sesuai koridor tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Yang pentingnya lagi, hatinya ditata dan diniati dengan ihklas karena semua ini merupakan bagian perjuangan untuk bangsa dan negara,” ujarnya. Begitu pula bagi paslon, Kiai Zainal berpesan agar hatinya juga ditata, dan berangkat berkontestasi dengan niat ihklas dalam menjemput maqomnya. “Kalau sudah seperti itu, insyallah, suksesi kepemimpinan Sidoarjo melalui pesta demokarasi ini berjalan sukses,” kata Kiai Zainal yang menutup tausiyah dengan sholawat, dam doa penutup. (parmaskpusda)

KPU Sidoarjo Tuntaskan Pengiriman Logistik Pilkada 2024, KPPS Mulai Sebar Formulir C Bagi Pemilih

KPU SIDOARJO; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo telah menyelesaikan pendistribusian logistik kebutuhan Pilkada 2024 untuk wilayah Sidoarjo, pada Senin (25/11) hari ini. Sisi lain surat formulir C mulai diberikan kepada pemilih sebagai undangan menggunakan hak memilih pada hari ‘H’ coblosan yang dihelat 27 Nopember 2024. Kebutuhan logistik di antaranya berupa surat suara, kotak surat, bilik dan tinta serta alat coblos untu kebutuhan pemilihan bupati-wakil bupati Sidoarjo maupun pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jatim, mulai disebar ke Panitia Penyelenggaran Kecamatan (PPK)  sejak Sabtu (23/11) kemarin. Termasuk kebutuhan perhelatan pesta demokrasi ini untuk wilayah Sidoarjo, telah memasuki hari ketiga dalam penyaluran logistik tersebut. Ketua KPU Sidoarjo Fauzan Adhim mengungkapkan sejal hari pertama hingga sekarang pendistribusian logistik berjalan lancar dan aman. “Hari ini merupakan terakhir pengiriman logistik ke masing-masing PPK. Dan kami pastikan hari ini juga sudah tuntas. Semua logistik telah terkirim ke semua pergudangan PPK di kantor kecamatan seluruh Sidoarjo,” katanya. Pengiriman logistik yang diselesaikan pada hari terakhir meliputi empat kecamatan. Di antaranya Candi, Krembung, Tarik dan Taman, Sedangkan pengiriman untuk 14 PPK lainnya sudah diselesaikan pada hari pertama dan kedua.  Sesuai alur pendistribusian logistik ini, Fauzan mengatakan, setelah diterima  PPK selanjutnya akan dikirim ke masing-masing kantor Panitian Pemungutan Suara (PPS) tingkat desa. “Mulai H-2 atau besok, logistik kebutuhan Pilkada ini akan dikirim PPK ke PPS, selanjutnya dari PPS akan didrop ke KPPS di TPS masing-masing dengan pengamanan petugas Linmas, kepolisian dan TNI,” ujarnya. Lebih lanjut Fauzan memastikan pengiriman logistik telah tepat waktu, sasaran dan tepat jumlah. Termasuk jumlah kotak suara sebanyak 5.466, dan jumlah bilik 10.932 untuk kebutuhan 2.733 TPS seluruh Sidoarjo. Sedangkan jumlah surat suara sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) 1.479.539 pemilih ditambah 2,5 persen,--atau jumlah total 1.519.796 surat suara.  Kelebihan  2,5 persen surat suara, sesuai dengan UU Pemilu maupun PKPU No. 17 Tahun 2024  ini untuk mengantisipasi kebutuhan adanya pemilih baru atau istilahnya DPT-b. Ini bisa karena pemilih belum masuk DPT saat pendataan pemilih, atau pemilih pindah dari TPS satu ke TPS lainnya dalam satu wilayah Sidoarjo, maupun pindah pilih antara daerah di wilayah Jatim. “Semua harus dilayani selama memenuhi persyaratan sebagai warga yang sudah mempunyai nhak pilih dalam Pilkada 2024,” ujar Fauzan. Seiring penyelesaikan pengiriman logistik, para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mulai hari ini telah menyebarkan surat atau formulis C-Undangan kepada pemilih di masing-masing lingkup tugasnya.   Berdasarkan aturan baru, untuk pengiriman surat undangan mencoblos ini,--selain dilakukan secara konvesional dengan menyerahkan langsung ke pemilih, juga dapat dikirim melalui aplikasi whatsapp (WA) sistem jaringan pribadi (japri). Itu terpaksa dilakukan bila petugas KPPS kesulitan menemui pemilih karena kesibukan kerja atau lainnya.  Sehingga pemilih yang menerima surat formulir C lewat japri WA itu, bisa langsung mendatangi dengan menunjukkan bukti digital itu ke petugas KPPS di TPS masing-masing. “Kebijakan segala kemudahan bagi pemilih ini tentunya bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pilkada,”  tegas Fauzan. (parmaskpusda)

Petugas Tim Gabungan KPU Sidoarjo, Bawaslu Sidoarjo dan OPD terkait didukung unsur keamaman mencopoti APK Paslon Pilkada 2024, saat memasuki masa tenang.

KPU  SIDOARJO : Begitu memasuki masa tenang pada Minggu (24/11) dinihari  pukul 00.00,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo bersama unsur terkait langsung bergerak ke lapangan, melakukan pembersihan alat peraga kampanye (APK) pasangan calon (Paslon) Pilkada 2024. Berpedoman PKPU Nomor 13 Tahun 2024, saat memasuki masa tenang dilarang adanya APK bergambar kandidat Pilkada yang terpasang di area publik. Sulaiman, Sekretaris KPU Sidoarjo mengatakan untuk pencopotan APK di masa tenang ini telah dibentuk tim  gabungan yang diinisiasi KPU. Tim itu terdiri dari KPU, Bawaslu, Satpol PP Sidoarjo, Dinas Lingkungan dan Kebersihan, Dinas Perhubungan dan unsur keamaman dari Polresta Sidoarjo serta Kodim Sidoarjo.  “Jadi begitu mamasuki masa tenang pada hari minggu, tepat pukul 00.00, tim gabungan KPU, Bawaslu dan OPD terkait dengan didukung kepolisian dan TNI langsung bergerak ke lapangan melakukan pembersihan APK,” kata Sulaiman. Sebelum bergerak, pihaknya menggelar apel siaga yang diikuti pasukan dari gabungan di halaman kantor KPU Sidoarjo. Berikut pula dibahas teknis dan pemetaan daerah yang menjadi sasaran pembersihan APK bergambar suluruh kandidat  yang berkontestasi pada pemilihan bupati-wakil bupati Sidoarjo maupun gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur. Pada dini hari tadi, lanjut Sulaiman mengungkapkan pasukan gabungan pembersih APK ini dibagi tiga tim. Di mana, tim pertama menyisir mulai kawasan Suko hingga pusat kota (alun-alun Sidoarjo) dan tim kedua, menyisir kawasan mulai kawasan Buduran bergerak ke selatan hingga ke pusat kota Sidoarjo. Untuk tim ke tiga melakukan pembersihan APK mulai kawasan Candi, bergerak ke utara sampai alun-alun Sidoarjo. “Untuk wilayah lainnya juga dilakukan pembersihan serentak pada dini hari tadi oleh masing-masing tim gabungan tingkat kecamatan, yakni PPK, Panwascam yang juga didukung pihak Satpol PP dan kepolisian serta TNI,” ujarnya. Pantauan di lapangan, petugas tim gabungan saat melakukan pembersihan terutama di kawasan jalan protokol tidak ada masalah berarti. Seperti di kawasan Candi, setiap APK bergambar paslon yang terpasang diareal publik langsung dicopot, lalu dievakuasi dengan truk mini. “Sesuai instruksi, semua APK yang kami copot ini akan kami kumpulkan di kantor kecamatan. Selanjutkan akan kami laporkan ke KPU,” kata petugas PPK Candi. Sementara itu, Muhammad Yasin, Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Sidoarjo mengatakan gerakkan pembersihan APK ini sudah disosialisasikan kepada masing-masing Paslon dalam rapat koordinasi dua hari sebelum masa tenang. Dasarnya UU Pemilu dan  PKPU Nomor 13 Tahun 2024 Tentang kampanye Pilkada Gubernur- Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Bupati serta Walikota-Wawalikota.  Selain itu berpedoman Keputusan KPU Nomor 1363 Tahun 2024 Tentang Pedoman teknis pelaksanaan kampanye Pemilukada. “Bahwa semua Alat Peraga Kampanye (APK) masing-masing Paslon sudah harus dibersihkan paling lambat 3 hari sebelum hari pemungutan suara dilakukan,” ujarnya.  Berdasar ketentuan , KPU hanya berkewajiban membersihkan 3 jenis APK antara lain, baliho masing-masing Paslon di lima titik tersebar, spanduk masing-masing Paslon di 346 desa/titik serta  umbul-umbul masing-masing 20 lembar/Paslon di 18 titik/wilayah Kecamatan. Selebihnya, APK yang terpasang di ruang publik menjadi tanggung jawab masing-masing Tim Paslon untuk secara swadaya membersihkan. “Hari ini kami akan melakukan rapat  evaluasi atas pembersikan APK tersebut,” tegasnya. (parmaskpusda)

Sabtu Besok, KPU Jatim Gelar Seremonial Apel Distribusi Logistik Pilkada di Gudang KPU Sidoarjo

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Propinsi Jatim memberikan kehormatan pada Kabupaten Sidoarjo untuk menjadi pusat kegiatan Apel Kesiapan Distribusi Logistik Serentak Pilkada 2024 yang digelar Sabtu (23/11/2024) besok pagi. Rencananya, kegiatan yang berlangsung mulai jam 08.00 ini dilaksanakan di gudang logistik KPU Kabupaten Sidoarjo berlokasi di Jl Airlangga Sidoarjo. Di waktu yang sama, kegiatan serupa juga dilaksanakan di semua Kabupaten/Kota di Jatim yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2024. Dalam suratnya, Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi menjelaskan kegiatan itu akan diikuti semua komisioner, sekretaris dan staf kesekretariatan KPU, Bawaslu dan Forkopimda Sidoarjo. Diinstruksikan juga untuk melibatkan seluruh anggota, sekretaris dan staf sekretariat PPK. Di acara tersebut akan dilakukan seremonial penyematan atribut rompi dan topi pada acara Apel Kesiapan Distribusi Logistik Serentak oleh Ketua KPU di tiap-tiap Kabupaten/Kota pada Sekretaris dan Kasubbag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Kabupaten/Kota serta perwakilan Ketua dan Sekretariat PPK. Seusai apel, akan dilakukan prosesi pemberangkatan armada logistik yang ditandai pemecahan kendi oleh Ketua KPU Kabupaten/Kota yang didampingi oleh para undangan. Seluruh rangkaian acara tersebut ditutup dengan ramah tamah. Demi kesuksesan acara tersebut, Aang Kunaifi meminta para Ketua KPU Kabupaten/Kota di wilayah kerjanya untuk memastikan logistik Pilkada 2024 telah menyelesaikan proses setting, checking, packing dan disegel pada Jumat, 22 November hari ini.(parmaskpusda)