Berita Terkini

ZERO ACCIDENT: KPU Sidoarjo Apresiasi Jajaran Adhoc dan Terima Kasih Dukungan Semua Pihak Atas Suksesnya Pilkada 2024

KPU SIDOARJO; Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo Fauzan Adhim bersyukur sekaligus berterima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama bekerja keras serta saling berkolaborasi untuk kesuksesan pelaksanaan Pilkada 2024. Dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Sidoarjo dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati maupun Gubernur dan Wakil Gubernur di Jatim, pada Rabu kemarin, telah berjalan aman dan lancar. “Atas nama pribadi dan lembaga KPU Kabupaten Sidoarjo, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua aparatur pemerintah, baik sipil maupun militer, terutama rekan-rekan di jajaran Adhoc yang selama ini bekerja keras saling membantu hingga terselenggaranya semua tahapan Pemilukada dengan sukses, aman dan  lancar,” kata Fauzan, dengan sumringah. Lebih lanjut, Fauzan mengungkapkan indikator suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini adalah hampir tidak ada nsiden/peristiwa kesalahan, apalagi keributan di semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) seluruh Sidoarjo.  Ini karena jajaran adhod, mulai KPU Sidoarjo, PPK, PPS hingga KPPS telah menjalankan tugas sesuai dengan peraturan, termasuk berdasarkan juklak dan juknisnya. Sehingga tidak terjadinya kesalahan yang berarti dilakukan panitia penyelenggara.  “Meski dari laporan yang saya terima ada beberapa catatan kejadian atau peristiwa, tapi itu hanya persoalan kesalahan administrasi yang tidak krusial. Bahkan persoalan ini dari laporan yang saya terima sudah bisa diselesaikan di tingkat PPS,” ujarnya. “Jadi saya bisa pastikan pelaksanan Pemilukada serentak tahun ini zero (nol) persoalan atau kesalahan,” tambah Fauzan, menegaskan. Sejauh ini tahapan pelaksanaan Pilkada ini berlangsung sukses, bukan berarti tugas KPU beserta seluruh jajarannya sudah selesai. “Karena mulai Jumat besok hingga sepekan ke depan,  semua jajaran PPK harus sudah bersiap untuk melakukan rapat pleno dengan pihak-pihak lain di masing-masing kecamatan guna persiapan tahapan penghitungan perolehan sekaligus penetapan hasil pemilihan suara,” ujarnya. Saat ini sebagian anggota Komisioner KPU sedang melakukan rapat kordinasi dengan jajaran PPK guna melakukan persiapan teknis guna persiapan sekaligus penyusunan jadwal rapat pleno masing-masing kecamatan.(parmaskpusda)

KPU Sidoarjo Gelar Rakor Bersama PPK Persiapan Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat Kecamatan.

KPU SIDOARJO; Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo,menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) bersama anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) seluruh Sidoarjo berlangsung di ruang Aula KPU setempat, pada Kamis (28/11) siang.  Dalam Rakor ini membahas persiapan tahapan rekapitulasi penghitungan perolehan dari pemungutan suara sekaligus penetapan oleh petugas PPK di masing-masing kecamatan di Sidoarjo. Sesuai jadwal tahapan pelaksanaan Pilkada 2204, pelaksanaan rekapitulasi untuk tingkat PPK (kecamatan) dilakukan pada Jumat (29/11) besok. Kegiatan Rakor dibuka Ahmad Nidhom, Divisi Hukum KPU, berikut hadir Ketua KPU Fauzan Adhim, dan Divisi Teknis dan Penyelenggaran,Haidar Munjid. Salam sambutannya, Ahmad Nidhom mengawali dengan ucapan rasa bersyukur serta terima kasih kepada semua anggota PPK atas suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan Bupati-Wakil Bupati Sidoarjo maupun Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, berlangsung Rabu kemarin. Senada dikatakan Fauzah Adhim, Ketua KPU Sidoarjo. Suksenya pelaksanaan tahapan pemungutan suara ini tidak lepas dari dukungan pemerintah, kepolisian, keamanan maupun jajaran badan adhod. “Atas nama pribadi serta lembaga Adhoc mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Tak terkecuali kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan PPK,PPS dan KPPS yang telah bekerja keras selama 5 bulan lebih guna persiapan pelaksanaan pesta demokrasi Pemilukada tahun ini,” ujarnya. Lebih jauh, pihaknya mempersilahkan bagi siapapun yang bertugas melaksanakan pemungutan suara, bila mengalami insiden sakit atau kecelakaan, pihak KPU membantu sepenuhnya untuk pembiayaaan pengobatan. “Karena dari laporan ada beberapa anggota PPK dan PPS mengalami kecelakaan ketika menjalankan tugas. Semua pembiayaan pengobatan akan ditanggung KPU,” tegas Nidhom menimpali. Sementara itu, pada acara inti pembahasan Rakor dipimpin Haidar Munjid,  Divisi Teknis dan Penyelenggara KPU Sidoarjo. Dalam kesempatan itu, Haidar memberi pemaparan materi menyangkut juknis dan teknis  pelaksanaan tahapan rekapitulasi (penghitungan) perolehan suara, sekaligus penetapan dan penyelesaian masalah jika ada pihak saksi mengajukan  keberatan di tingkat kecamatan.  “Dalam pelaksanaan rekapitulasi itu lakukan sesuai juknis dan berdasarkan peraturan. Penting lagi harus cermat dan teliti sehingga dapat terhindar adanya kesalahan dalam rekapitulasi tersebut,” tegas Haidar. (parmaskpusda)

‘Coblosan’ Pilkada 2024 di Rutan Medaeng Lancar, Ada 1.083 DPT-b Terpkasa Dialihkan ke TPS Terdekat

KPU SIDOARJO: Selain pelaksanaan relatif lancar dan aman, tingkat partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada relatif tinggi. Tak terkecuali ditunjukan para penghuni Rumah Tahan (Rutan) Kelas 1A Surabaya di Medaeng, Kec. Waru, Sidoarjo.  Sebanyak 2.000 lebih penghuni Rutan itu, telah memberikan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Lokasi Khusus (Loksus) yang disediakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo, pada tahap pelaksanaan pemungutan suara pemilihan Bupati-Wakil Bupati Sidoarjo maupun Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Rabu (27/11). Untuk kelansungan coblosan ini, petugas KPPS telah menyiapkan 4 TPS di lapanan terbuka komplek Rutan setempat dengan didukung pengamanan dari petugas Rutan, Linmas, Kepolisian dan TNI.  Ikut memantai Haidar Munjid, komisioner KPU Kabupaten Sidoarjo beserta jajaran Adhoc lainnya, termasuk pula dari unsur Bawaslu Sidoarjo. Kebetulan TPS Loksus di Rutan ini merupakan salah satu menjadi tujuan para utusan manca negara yang ingin melihat langsung perhelatan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah tersebut. “Pelaksanaan pemungutan suara di TPS Loksus berjalan baik, lancar dan aman. Para tamu juga terlihat begitu terkesan atas kelancaraan petugas KPPS melayani warga binaan untyk menyalurkan hak pilihnya itu,” kata Haidar Munjid.  Menariknya lagi ada puluhan warga binaan Rutan ikut membantu petugas KPPS dalam pelaksanaan pecoblosan menggunakan seragam Pramuka. Sehingga ini juga menarik perhatian tersendiri bagi utusan berbagai manca negara yang ikut memantau jalannya pemungutan suara di Rutan tersebut. Permasalahan yang sempat muncul pun langsung bisa diselesaikan. Misaknya besarnya jumlah warga binaan Rutan yang berpartisipasi memberikan hak suaranya, terpaksa petugas KPPS membagi mereka untuk mencoblos di dua TPS di Medaeng dan Bungurasih. Mereka berstatus sebagai Daftar Pemilih Tetap baru (DPT-b).  Pembagian ini, lanjut Haidar bertujuan untuk  memudahkan KPPS Rutan ini dalam hal penyediaan kebutuhan logistik pemilihan. “Pendataan awal hanya sekitar 982 pemilih, namun kemudian ada tambahan 1.084 yang diajukan pihak Rutan, termasuk Gus Muhdlor (Bupati Sidoarjo non aktif-red),” kata Haidar. Selanjutnya di Lapas Porong juga ada empat TPS bagi 1244 pemilih. Lalu di Lapas Sidoarjo ada 1083 orang yang akan memilih calon Gubernur/Wakil Gubernur dan Calon Bupati/Wakil Bupati di tiga TPS yang dibuka disana. Dan yang terakhir ada satu TPS di Lapas Perempuan Porong yang melayani 274 orang pemilih.(parmaskpusda)

Pemungutan Suara Pilkada 2024 di Sidoarjo Aman dan Lancar, Gerimis Tak Mengurangi Antusias Masyarakat Mencoblos di TPS 

KPU SIDOARJO; Secara umum pelaksanaan tahapan pemungutan suara Pilkada 2024 yang dihelat Rabu (27/11) hari ini, untuk Sidoarjo berlangsung lancar dan aman. Meski beberapa titik wilayah Sidoarjo sempat diguyur hujan, namun tidak mengurangi antusiasme masyarakat Sidoarjo menggunakan hak pilihnya dengan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lingkungan masing-masing. Sesuai jadwal, gelaran coblosan dalam pesta demokrasi memilihBupati-Wakil Bupati Sidoarjo maupun Gubernur-Wakil Gubernur Jatim ini dimulai pukul 07.00. Begitu waktunya  tiba, para petugas Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) yang berada di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah melayani masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Pilkada ini, tanpa menemui kendala yang berarti. Alur pelayanan mulai penyerahan formulir C-Undangan oleh pemilih, pemanggilan sesuai antrean, hingga pemilih bergantian masuk ke bilik untuk menyalurkan hak politiknya. Begitu pula sampai pemilih wajib mencelupkan jari ke tempat tinta menandai sudah mencoblos. Semua itu telah berjalan lancar dan aman. Juga azas jujur, adil dan rahasia telah terpenuhi sebagai dalam pelaksanaan pesta demokrasi tersebut. Untuk melayani masyarakat dalam pelaksanaan pemungutan suara Pilkada ini, KPU Kabupaten Sidoarjo telah mendirikan 2.733 TPS yang tersebar di 18 wilayah kecamatan di Sidoarjo. Jumlah itu termasuk TPS lokasi khusus (Loksus), di antaranya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo dan di Rumah Tahanan (Rutan) Perempuan Kelas IIA Surabaya. Juga didirikan TPS Lokusu di  Lapas Kelas IA Surabaya, --keduanya di Desa Kebongagung. Kec, Porong, serta di Rutan Medaeng. Berikut pula ada ada TPS Relokasi yang diperuntukan bagi masyarakat yang ‘Bedol Desa’ akibat terdampak bencana lumpur Lapindo, di antaranya di Desa Porong dan Desa Glagah Arum.  Ketua KPU Sidoarjo Fauzan Adhim mengungkapkan pelaksanaan tahapan pemungutan suara Pilkada di Sidoarjo telah berjalan lancar sesuai dan aman, sesuai diharapkan masyarakat Sidoarjo. "Alhamdulillah, aman dan lancar semua. Termasuk yang di TPS-TPS Loksus,” katanya. Kepastian ini, dia ungkapkan setelah menerima laporan dari jajaran di bawahnya, mulai dari PPK maupun PPS se-Kota Delta. Selain itu juga dari hasil pemantauan yang langsung dilakukan oleh semua komisioner, Sekretaris dan hampir semua staf sekretariatan KPU Sidoarjo. Terkait pelaksanaan coblosan ini, pihaknya telah membentuk enam tim yang melibatkan semua komisioner KPU dan sekretariat KPU Sidoarjo. Setiap tim melakukan monitoring dengan pembagian tugas memonitoring jalannya pesta demokrasi di Sidoarjo, termasuk berkunjung ke beberapa TPS Loksus dan TPS Relokasi. Lebih lanjut, Fauzan menambahkan dari laporan untuk TPS di daerah terpencil, seperti di Dusun Kepentingan, Pucukan dan Kalikajang, juga berlangsung lancar dan aman dengan antusias masyarakat relatif tinggi. “Secara umum, kami melihat masyarakat begitu antuasias datang ke TPS, meski di beberapa titik TPS diguyur hujan. Tentunya kita berharap tingkat partisipasi masyarakat meningkat  dalam Pilkada kali ini sehingga tingkat golpun atau pemilih yang absen, --tidak menggunakan hal pilihnya, jumlahnya bisa serendah mungkin,” ujar Fauzan.    (parmaskpusda)

DINAMIKA PILKADA SIDOARJO: Naik Perahu 2 Jam Agar Bisa Kirim Logistik ke Daerah Terpencil

KPU SIDOARO; Inilah salah satu dinamika mewarnai pendistribusian logistik kebutuhan Pilkada 2024 dilakukan Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) hingga sampai tiba ditangan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di seluruh desa dan kelurahan di Sidoarjo. Karena ada beberapa daerah terpencil, sehingga pengiriman logistik itu harus ditempuh melalui jalur sungai dengan naik perahu motor. Ini lah yang dilakukan PPK Kecamatan Sidoarjo Kota ketika menyalurkan logistik berupa surat suara, kotak suara, bilik, alat coblasan dan sarana pendukung lainnya ke PPS untuk memenuhi kebutuhan TPS Dusun Kalikajang dengan 204 pemilih, dan TPS Dusun Pucukan melayani 121 pemilu. Begitu pula yang dilakukan PPK Kec. Buduran saat mensuplai kebutuhan logistik ke PPS untuk TPS Dusun Kepentingan. Untuk mengirim kebutuhan logistik pada hari ‘H’ coblosan itu, petugas PPK dengan dikawal petugas kepolisian dan TNI terpaksa harus menggunakan transportasi air. Memanfaatkan perahu motor, mereka menyisir sungai dengan waktu tempuh 2 jam untuk sampai di tujuan. Meski demikian, sejauh ini proses pendistribusian logistik ke seluruh PPS telah berjala lancar, termasuk untuk daerah daerah terpencil. “Alhamdulillah, dari laporan PPK bahwa pengiriman logistik ke PPS seluruh Sidoarjo sudah selesai, termasuk daerah terpencil,” kata Fauzan Adhim, Ketua KPU Sidoarjo, Selasa (26/11) sore. Diakui dalam pendistribusian logistik ini untuk beberapa daerah terpencil memang perlu mendapat perhatian khusus. Tidak hanya terkait cuaca yang memasuki musim penghujan, juga harus menghitung pasang surut air sungai yang merupakan bagian dari aliran muara laut. “Dengan kalkulasi dan antisipasi itu, alhamdulillah bisa berjalan lancar. Ini juga berkat bantuan Pemkab Sidoarjo maupun Pemprov Jatim. Juga dukungan dari pihak kepolisian dan TNI yang mendukung kelancaran dan keamanan distribusi logistik Pilkada ini,” tegas Fauzan Sementara itu, Kapolsek Sidoarjo Kota AKP Ega Prayudi mengatakan, proses pendistribusian logistik untuk wilayah terpencil berjalan lancar. “Mengawal distribusi logistik pilkada melalui jalur sungai merupakan tantangan tersendiri, mengingat kondisi medan yang tidak mudah dan risiko yang dihadapi di perairan,” ujarnya. Meski demikian, lanjut Kapolsek Ega, pihaknya harus memastikan seluruh logistik Pilkada tiba di tujuan dengan aman, sekalipun harus menempuh aliran sungai yang jalurnya menuju  muara ke laut yang menantang. “Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk mendukung suksesnya pesta demokrasi,” ujarnya.     (parmaskpusda)

Utusan 36 Negara Tinjau Pelaksanaan ‘Coblosan’ TPS Loksus di Sidoarjo

KPU SIDOARJO: Patut berbangga. Gelar pesta demokrasi serentak di Sidoarjo untuk memilih Bupati-Wakil Bupati Sidoarjo maupun Gubernur dan Wakil Gubenur Jatim, yang dilangsungkan pada Rabu (27/11) besok, akan ditinjau utusan 36 negara. Salah satu tempat yang ditinjau adalah pelaksanaan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Lokasi Khusus di beberapa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan di Sidoarjo. Dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini, KPU Kabupaten Sidoarjo telah mendirikan TPS Lokasi Khusus (Loksus) untuk melayani penghuninya menggunakan hak politiknya pada hari ‘H’ coblosan yang dihelat 27 Nopember 2024.  “Rencananya rombongan dari 36 negara itu akan berkunjung ke TPS Loksus  di Lapas Porong, Rutan Perempuan, Lapas Sidoarjo dan Rutan Medaeng,” jelas Natsirrudin Yahya, Komisioner KPU Sidoarjo, Selasa (26/11) siang. “Informasinya, tamu utusan 36 negara itu juga meninjau 12 TPS di Surabaya,” tambahnya. Lebih lanjut, Natsir mengungkapkan para tamu dari mancanegara saat ini sudah tiba Surabaya, sejak Senin kemarin. “Berdasarkan jadwal dari KPU Jatim, siang ini mereka akan diajak city tour di Surabaya. Nanti malam akan melakukan observasi persiapan TPS di Kampung Ketandan Surabaya,” imbuhnya. Sesuai skedul kegiatannya, lanjut Natsir, mereka akan melihat langsung langsung prosesi pemungutan suara di TPS-TPS pada Rabu besok, --mulai jam 8 pagi sampai jam 12 siang. Mereka mengamati hingga tahap penghitungan suara selesai. “Dari Sidoarjo, saya yang akan mendampingi mereka untuk meninjau ke TPS Loksus,” ujarnya. Ditambahkan, KPU Sidoarjo membuka empat TPS di Rutan Medaeng yang melayani 2.066 pemilih. “Awalnya hanya 982 pemilih yang tercatat, namun kemudian ada tambahan 1084 yang diajukan pihak Rutan, termasuk Gus Muhdlor (bupati Sidoarjo non aktif-red),” sebutnya. Selanjutnya di Lapas Porong juga ada empat TPS bagi 1244 pemilih. Lalu di Lapas Sidoarjo ada 1083 orang yang akan memilih calon Gubernur/Wakil Gubernur dan Calon Bupati/Wakil Bupati di tiga TPS yang dibuka disana. Dan yang terakhir ada satu TPS di Lapas Perempuan Porong yang melayani 274 orang pemilih.(parmaskpusda)