Berita Terkini

KPU SIDOARJO RAKOR ACARA DEBAT PASLON Disepakati Setiap Paslon Bawa 20 Orang, Massa Pendukung Nobar di Posko Kemenangan

KPU SIDOARJO : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama stakeholder untuk merumuskan konsep acara debat pasangan calon (Paslon) Pilkada 2024. Rakor berlangsung di Lesehan Neng Lis Cemengkalang, Selasa (15/10) siang ini, dipimpin langsung Ketua KPU Fauzan Adhim dihadiri pihak Liaison Officer (LO) kedua paslon, dan Bawaslu serta pihak keamanan dari Polres Sidoarjo maupun Kodim 0816 Sidoarjo. Acara debat publik tahap pertama menghadirkan dua paslon; masing-masing Subandi, SH, M.Kn - Hj. Mimik Idayana (BAIK) serta H. Achmad Amir Aslichin, SH, B.P.D, B.PC - H. Edy Widodo (SAE), digelar di Fave Hotel Sidoarjo pada Sabtu 19 Oktober 2024, pukul 19.00 - 21.00 Wib. Ketua KPU Kabupetan Sidoarjo, Fauzan Adhim mengatakan debat ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait masing-masing Paslon yang berkontestasi pada Pilkada 2024, sebagai bahan pertimbangan masyarakat dalam menentukan pilihan.  Selain itu, sebagai media bagi Paslon memperkenalkan diri kepada publik, penyampaian visi dan misi, serta program kerja ke depan dalam memimpin Sidoarjo. Ini diperlukan agar masyarakat mengetahui sekaligus menjadi  pertimbangan menentukan pilihan hari ‘H’ coblosan pada 27 Nopember mendatang. “Debat paslon ini merupakan tahapan Pilkada untuk memperkenalkan Paslon ke khalayak publik, baik menyangkut  profil dan program kerja, termasuk visi dan misinya,” ujarnya. Dalam acara ini, lanjut Fauzan, pihaknya telah mengundang 145 orang sebagai auden. Dari jumlah itu, diantaranya pendukung masing-masing paslon 20 orang. Juga diundang pejabat Forkopimda Sidoarjo, di antaranya Pjs Bupati, Kapolresta, Dandim 0816, Kepala Kejaksaan Negeri dan Ketua Pengadilan Negeri. Selain itu, Bakesbangpol dan  Asisten I, Sekda serta ulama atau tokoh masyarakat baik dari unsur Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah maupun organisasi kemasyarakatan lainnya. Juga unsur  akademisi, yakni Rektor Umsida, Rektor Umaha dan Rektor Unusida. “Kami juga menundang dari unsur media (elektronik, cetak dan online) serta perwakilan disabilitas,” ujar Fauzan. Lebih lanjut, dia menjelaskan hasil rakor telah disepakati bahwa saat pelaksanaan debat publik, diharapkan massa pendukung Paslon yang diluar peserta undangan agar menonton di tempat terbuka. Misalnya di posko yang disediakan masing-masing Paslon atau membuka nobar sendiri. “Kami sendiri telah meminta kepada pemerintah daerah untuk menggelar nobar agar masyarakat bisa secara langsung melihat debat publik tersebut tanpa harus hadir di tempat acara. Misalnya  nobar di alun-alun Sidoarjo”, ucap Fauzan. Seperti pada umumnya, debat publik ini masing-masing paslon diberi kesempatan sama memperkenalkan diri dan memaparkan visi dan misinya. Juga akan ada ada tanya jawab dan sanggahan dari masing-masing Paslon yang dipandu oleh moderator. Sedangkan hal-hal detil terkait teknis pelaksanaan program debat ini telah diserahkan sepenuhnya kepada tim perumus, terdiri dari para ahli di bidangnya, yakni Suko Widodo, Radiyus Setiyawan, Musonif Afandi, M. Sholeh dan M. Zamroni. Sedangkan terkait materi apa saja yang bakal diperdebatkan oleh kedua Paslon, pihaknya menyerahkan kepada tim panelis, terdiri dari Arief Supriyono, M. Zamroni, Jarotd Hermansyah, Musonif Afandi dan M;. Sholeh. Lebih lanjut Fauzan mengatakan dalam program debat kandidat Pilkada Sidoarjo kali ini pihaknya juga bekerjasama dengan stasiun televise nasional untuk mengemas acaranya sekaligus menyiarkan secara langsung sehingga bisa diikuti seluruh warga kota delta. Konsep tersebut tidak hanya dilakukan di debat pertama tapi juga di debat kedua yang rencananya akan digelar pada 31 Oktober mendatang. Lalu debat terakhir pada 14 November 2024. “Tentunya kami berharap semua pihak saling kerjasama sehingga sehingga acara debat publik berjalan baik dan kondusif,” ujar Fauzan. (parmaskpusda)

Komisioner KPU Kabupaten Sidoarjo bersama petugas PPK tengah melakukan uji coba SIREKAP Pilkada 2024, pada Minggu (13/10) siang.

PU SIDOARJO -  Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Sidoarjo, M. Natsiruddin Yahya mengatakan sedikitnya masih diperlukan dua kali ujicoba teknis lagi untuk memastikan kesiapan piranti lunak dan keras dalam proses Sistem Rekapitulasi Suara Pemilu (SIREKAP). Dari Uji Beban Aplikasi yang dilakukan di aula Kantor KPU Sidoarjo bersama seluruh penyelenggara Pilkada se Indonesia, Minggu (13/10/2024) siang tadi diketahui server SIREKAP langsung down gegara crowded. “Sesuai yang diminta pusat, pada jam 1 sampai 2 siang kita se Indonesia masuk bareng-bareng,” kata Natsir. Hasilnya, aplikasi itupun langsung lemot. Gara-gara itu satu persatu anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang diundang dalam acara tersebut. “Mau login masuk aja sudah sulit. Ya nunggu dulu, nanti kalau sudah masuk baru kita coba upload,” jelas Fery, Ketua PPK Krian. Baru sekitar jam 4 sore, satu persatu bisa masuk. Tentang hal itu Natsir mengatakan ; "Inilah pentingnya ujicoba seperti ini. Karena kita jadi tahu kemampuan servernya sekaligus bisa mengindentifikasi masalah yang ada. Ini baru soal server, belum yang lain-lain.” Dan lagi, tambah Natsir, jumlah akun yang diikutsertakan dalam ujicoba saat ini masih jauh dibawah kapasitas terpasang. “Yang diikutkan ini hanya akunnya PPS dan PPK saja. Sedang saat pilkada nanti, dari jumlah itu masih ditambah ribuan akun dari semua TPS. Di Sidoarjo saja ada 5.4666 akun,” terangnya. Di agenda ujicoba berikutnya, KPU Sidoarjo akan melibatkan KPPS terpilih. Masing-masing dua orang dari setiap TPS. “Ini dimaksudkan biar nantinya jangan ada masalah di titik itu. Jadi semuanya, software, hardware maupun brainware-nya siap semuanya,” katanya lagi. Lebih lanjut ditambahkannya, dari ujicoba yang dilakukan hari ini disimpulkan sudah terjalinnya koordinasi yang bagus dan lancar antara pihak KPU Sidoarjo dengan badan adhock yang menjadi jaringannya, yakni PPK maupun PPS.  “Parameternya begini, dari 364 akun yang kami daftarkan, 295 diantaranya benar-benar digunakan dalam ujicoba ini. Sementara itu ada kabupaten lain yang mendaftarkan 390 akun tapi yang masuk hanya 237 akun,” jelas Natsir. Warga Buduran itu berharap, di ujicoba-ujicoba berikutnya hasil yang didapatkan akan semakin bagus. Mengingat semangat penggunaan SIREKAP ini adalah mendapatkan hasil penghitungan suara hasil Pilkada 2024 secara cepat dan akurat.  “Kalau proses penghitungan suara di semua kecamatan lancar. Di hari itu juga hasil akhir Pilkada Sidoarjo sudah bisa diketahui. Tapi semuanya tetap bergantung pada proses di kecamatan lho,” pungkas Natsir.(Parmaskpusda)

KPU Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Uji Beban Aplikasi Sirekap Pilkada Serentak di Aula Utama Kantor KPU Sidoarjo, Minggu (13/10) siang.

KPU SIDOARJO – Para Komisioner KPU Kabupaten Sidoarjo kembali meminta pada jajaran panitia Adhoc mulai level kecamatan (PPK), desa (PPS) hingga KPPS untuk bertindak dan bersikap professional dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara Pilkada 2024. “Kalau memang ada yang kepingin ganti posisi menjadi tim sukses calon, ya monggo. Silahkan mengundurkan diri,” kata Ketua KPU Kab. Sidoarjo, Fauzan Adim dalam sambutannya saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Uji Beban Aplikasi Sirekap Pilkada Serentak di Aula Utama Kantor KPU Sidoarjo, Minggu (13/10/2024). Fauzan menandaskan ia akan terus menerus mengingatkan masalah netralitas ini melalui berbagai kesempatan. Pasalnya unsur tersebut mempengaruhi kualitas profesionalisme seluruh personel yang ada di dalam lembaga penyelenggara pesta demokrasi ini. “Semua harus bekerja secara maksimal. Soalnya saat pemungutan suara tinggal tersisa 44 hari lagi,” imbuhnya. Senada disampaikan Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sidoarjo, Haidar Munjid. “Selain netral, yang juga penting untuk diperhatikan oleh semua adalah cermat. Kita masih sering lemah dalam hal ini,” ujar mantan Ketua Bawaslu Sidoarjo itu tegas. Ia mencontohkan, ternyata masih ada dua PPK di Sidoarjo yang berkas laporan terkait pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden pada Pebruari 2024 lalu belum dilengkapi sampai saat ini. “Saya tidak mau kejadian seperti itu terulang lagi di periode ini,” tandasnya. Sementara itu Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sidoarjo, Ahmad Nidhom lebih menekankan pada sisi pentingnya menjaga kekompakan tim di masing-masing internal lembaganya, apalagi antara penyelenggara pemilu di kecamatan yang berbeda. “Masalah yang kemarin sudah kita selesaikan. Cukup ya. Saya nggak mau dengar lagi informasi ada Ketua PPK yang tidak akur dengan temannya sesama anggota, apalagi dengan staf kesekretariatan sendiri. Kalau nggak gitu malah nggak cocok sama PPS terus sama PPK kecamatan lain. Ojok yo Bro… kurang 44 dino lho…,” imbuh Nidhom. Pernyataan itu diamini Koordinator Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas KPU Sidoarjo, M. Yasin. Menurutnya kekompakan antar komponen penyelenggara Pemilu itu bersifat mutlak. Mengingat saat ini ritme pergerakannya harus dipercepat, akselerasinya harus ditingkatkan. “Satu saja dulu yang sederhana. Teman-teman PPK juga PPS harus betul-betul mengawasi proses pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang sudah kita persiapkan. Pastikan semuanya terpasang. Selain itu juga dipasang dengan cara yang benar dan di titik yang telah ditentukan,” pungkas warga Prambon itu.(Parmaskpusda)

KPU SIDOARJO GELAR PAW PPK: Ketua KPU Fauzan Lantik Anggota Baru PPK Candi  

  KPU SIDOARJO ; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo menggelar acara Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Candi, pada Jumat (11/10) sore. Pada acara PAW ini, Ketua KPU Sidoarjo Fauzan Adim telah melantik  Muhammad Anas Fachruddin untuk menggantikan Imrotus Solicha, yang mengundurkan diri sebagai anggota PPK Candi. Prosesi PAW berlangsung di aula KPU berjalan khitmad dan lancar. Diawali dengan pembacaan SK KPU No. 2066 Tahun 2024 atas pelaksanaan PAW anggota PPK oleh Ketua Fauzan Adim, yang dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan penandatangan SK pengangkatan M. Anas Fachruddin, sebagai anggota PPK Candi.  Selain Fauzan Adhim, ikut  para jajaran komisioner KPU lainnya pada prosesi acara PAW tersebut. Di antaranya Ahmad Nidhom (Divisi Hukum dan Pengawasan), Haidar Munjid (Divisi Teknis Penyelenggaraan), M. Natsirruddin Yahya (Divisi Perencanaan, Data dan Informasi) dan Mokhamad Yasin (Divisi SDM, Sisdiklih dan Partisipasi Masyarakat).  Juga dihadiri Sulaiman, Sekretaris KPU Sidoarjo, dan para anggota PPK dari 18 kecamatan di Sidoarjo, yang selanjutnya mengikuti giat Bimbingan Teknis Penggunaan Aplikasi Sirekap Pemilihan Serentak Tahun 2024.   “PAW ini dilakukan karena anggota terdahulu, yakni Imrotus Solicha telah mengundurkan diri dengan alasan suatu kesibukan,”  ujar M. Yasin. Lebih lanjut, dia mengatakan meski dilakukan PAW, pihaknya memastikan tidak akan menganggu pelaksanaan Pilkada 2024, yang tahapannya sudah berlangsung 80 persen. Apalagi penggantinya, M. Anas Fachrudin sudah pernah atau berpengalaman sebagai anggota PPK pada Pilkada sebelumnya.  “Pada saat seleksi anggota PPK, dia menempati urutan ke enam. Maka ketika ada yang mundur maka secara otomatis dia yang menggantikannya. Alhamdulilah, sebelumnya dia pernah jadi petugas PPK sehingga sudah paham betul tugas dan fungsinya,” tambahnya. Sementara itu, Fauzan Adim, Ketua KPU Sidoarjo mewanti-wanti agar anggota PPK dapat bekerja secara maksimal dan profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai petugas pelaksana pemilu. “Sudah menjadi keharusan bagi semua anggota PPK memegang teguh kode etik, terutama menjaga sikap netralitas pada pelaksanaan Pilkada 2024,” ujarnya.  Lebih lanjut, dia mengingatkan bahwa memasuki masa kampanye ini jangan sampai terjadi keterlibatan para adhoc dalam aksi dukung mendukung salah satu paslon. “Kadang hal itu bisa terjadi tanpa kita sadari. Misalnya nongkrong di sebuah cafe atau warkop dengan salah satu tim sukses paslon. Meski hanya sekadar ngopi, namun ini resisten melahirkan masalah, karena bisa dieksploitasi, bahkan dituduh terlibat aksi dukung mendukung salah satu paslon,” ujarnya. Imbauan senada dilontarkan para komisioner KPU lainnya. Untuk itu, pihaknya meminta PPK harus bisa menutup potensi-potensi yang bisa melahirkan permasalahan ke depannya, apalagi sampai terjadi gugatan hukum di MK. “Jadi kalau ada pihak yang terkait dengan paslon tertentu mengajak ngopi di suatu tempat dengan alasan apapun, sebaiknya ditolak dengan cara santun dan tegas,” kata Ahmad Nidhom menimpali.  Begitu pula bila ada pihak terkait paslon menyuruh datang ke tempatnya dengan alasan meminta penjelasan terkait Pilkada, sebaiknya disuruh saja datang ke kantor PPK. “Pokoknya tutup segala potensi yang dapat memicu persoalan hukum dari efek Pilkada yang pasti ada kalah dan menang,” tegasnya. (parmaskpusda)

KPU SIDOARJO KIRAB HARI TERAKHIR MASKOT PILKADA 2024 Sosialisasi Pemilukada di SMAN 1 Gedangan 'Banjir Doorprize'

KPU SIDOARJO; Untuk kali ketiga,Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab Sidoarjo, pada Jum'at (11/10) pagi hingga jelang siang tadi kembali melakukan sosialisasi dan sekaligus giat kirab dua maskot, yakni maskot Pilkada Jatim Si 'JALIH dan maskot Pilkada Sidoarjo Guk 'KASIJO', di enam wilayah kecamatan. Yakni  Kec. Taman, Waru, Sedati, Kota Sidoarjo serta Kec Gedangan sebagai rute  terakhir kirab dua maskot sekaligus menjadi puncak acara kegiatan sosialisasi. Kegiatan ini sebagai penutup program  kirab dan sosialisasi Pemilukada Tahun 2024, yang dilakukan KPU Sidoarjo bersama dengan PPK.  Berikut pelaksanaan program sosialisasi khususnya kepada  pemilih pemula yang menyasar kalangan  pelajar  Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Gedangan. Sebagaimana dalam giat sebelumnya,acara sosialisasi selain dihadri jajaran Komisioner KPU, para guru pengajar serta siswa-siswi. Juga dihadiri semua petugas PPK dari 6 kecamatan tersebut. Hadir pula seluruh pejabat dari Forkopimcam Gedangan. Panggung besar lengkap dengan peralatan panggung serta alat musik juga telah disiapkan oleh KPU yang bekerja sama dengan pihak sekolah. Sementara sekitar sekitar 1.300 pelajar kelas X, XI dan XII telah berkumpul memenuhi halaman sekolah. Meski sempat kepanasan karena sengatan terik matahari, namun tak mengurangi antusiasme peserta sosialisasi Pilkada itu. Bahkan, sebelum acara resmi dimulai puluhan siswa-siswi saling unjuk kebolehan dengan menggelar berbagai atraksi Paskibra, beryel yel kebanggaan SMAN 1 Gedangan. Apalagi dihibur Group Band sekolah dan juga NSTR Band (group band yang memenangi lomba jingle Pilkada Sidoarjo)  plus penyanyi dari siswa sekolah setempat. Kepala SMA Negeri 1 Gedangan, Nina Dwi Suryani mengucapkan terima kasih kepada KPU Sidoarjo karena ditunjuk menjadi tempat sosialisasi para pemilih pemula. "Kami mendukung penuh program seperti ini,selain sangat bermanfaat, juga agar anak-anak bisa mendapatkan pencerahan ilmu tentang berdemokrasi yang baik,"ujar Nina. Senada  diungkapkan Ketua KPU Sidoarjo Fauzan Adim dan Camat Gedangan Inneke. Sebelum semua rangkaian acara ditutup dengan berbagai atraksi lanjutan serta bernyanyi bersama oleh para pelajar SMA Negeri satu- satunya di Kec Gedangan itu. Penampilan memukaudari ketua KPU Sidoarjo periode 2019-2024 yang menjadi Nara sumber serta pemandu acara berhasil menghingarkan panggung serta ribuan siswa-siswi dengan tampilan atraktif saat menyampaikan materi sosialisasi tentang apa,mengapa dan bagaimana itu demokrasi dan mengapa siswa-siswi yang sudah berumur 17 tahun harus ikut berperan aktif dalam memberikan suaranya guna memilih pemimpin. Gaya pemaparan yang atraktif dan kontemporer dan melakukan tanya jawab  yang dilakukan Iskak dalam menyampaika materi sosialisasi tak pelak menggugah kembali semangat ribuan siswa yang menahan gerah sengatan panas matahari menjelang siang itu. Apalagi disela penyampaian materi Iskak sesekali melempar pertanyaan/quiz,dan memberi kesempatan kepada semua siswa untuk bertanya dengan berbagai imbalan uang serta pemberian Doorprize secara langsung. Sehingga peserta pun dibuat riang gembira menyambut Pilkada 2024. (Parmaskpusda)

Hari Kedua Kirab Maskot Si Jalih Dan Guk Kasijo Oleh KPU Sidoarjo Sebagai Pemilih Pemula, Pelajar SMA Al-Islam Krian Antusias Ikut Sosialisasi Pilkada 2024.

KPU SIDOARJO; Memasuki hari kedua kirab Si-JALIH, maskot Pilkada Jatim dan Guk KASIJO, maskot Pilkada Sidoarjo 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo, telah berakhir di SMA Al-Islam Krian dengan diwarnai suasana yang penuh semarak, pada Kamis (10/10) siang.    Rombongan kirab dua maskot Pilkada ini dipimpin para komisioner KPU Sidoarjo yang diikuti seluruh petugas PPK dan PPS di wilayah Kec. Krian, Wonoayu, Tarik, Prambon, Balongbendo dan Kec. Sukodono. Juga staf sekretariat KPU Sidoarjo  yang ikut larut dalam kegiatan kirab yang menarik perhatian masyarakat sekitarnya.  Prosesi penyambutan saat tiba di tempat persinggahan terakhir, diawali rombongan kirab dua maskot Pemilukada ini  berangkat dari Ponpes Yapalis menuju pintu masuk (Gate) SMA Al-Islam Krian, pada pukul 8.30. Selanjutnya rombongan masuk ke area show dengan disambut ratusan pelajar, para guru dan kepala sekolah SMA setempat. Pejabat jajaran Muspika Krian ikut hadir menyambut rombongan kirab maskot tersebut.  Acara terasa semakin semarak dengan tampilnya grup musik Band Smaliska dimainkan para pelajar SMA Al-Islam di atas panggung. Tidak ketinggalan para guru tergabung dalam Yapalis Master Band, ikut tampil di atas panggung hiburan dnegan membawakan lagu-lagu yang  familier. Selain itu dihibur tarian dibawakan para pelajar menambah suasana begitu atraktif.  Sebagai puncak dari prosesi kegiatan kirab ini telah dilakukan sosialisasi oleh KPU Sidoarjo terhadap para pelajar SMA Al-Islam. Bertempat di aula terbuka di dalam lingkungan SMA Al-Islam, giat sosialisasi diikuti 540 pelajar kelas XI, atau usianya menginjak 17 tahun, dan terdaftar sebagai pemilih pemula pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta Bupati dan Wakil Bupati yang dihelat 27 Nopember 2024. Kordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sidoarjo, Achmad Nidhom, tampil sebagai pembicara telah berhasil membuat suasana begitu gayeng. Lebih-lebih dengan adanya joke-joke segar yang menghangatkan suasana, sehingga para peserta tampak begitu antusias mengikuti kegiatan sosialisasi hingga selesai.  Dalam kegiatan ini, setidaknya para pelajar telah mendapatkan pencerahan wasasan politik, terutama seputar apa,bagaimana dan mengapa harus ikut berpartisipasi dengan memilih setiap 5 tahun sekali. Apalagi diwarnai tanya jawab terkait hak dan kewajiban sebagai warga negara yang sudah mempunyai hak pilih dalam Pemilukada, berikut pembangian door prize yang disiapkan KPU Sidoarjo kepada  peserta acara sosialisasi tersebut. Kepala Sekolah SMA Yapalis,Drs Suhariyono mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran KPU yang memilih SMA Yapalis sebagai tempat sosialisasi pendidikan politik khususnya bagi siswa kelas XI. “Kami mendukung penuh upaya jajaran KPU yang terus menerus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.Tempat ini, selain sebagai bukti dukungan, kmi juga membuka pintu lebar-lebar bila sewaktu-waktu KPU melakukan kegiatan serupa,” ujarnya. Sementara itu, Mukhamad Yasin, Kordinator Divisi Sisdiklih, SDM dan Parmas KPU Sidoarjo mengapresiasi sambutan yang luar biasa diberikan jajaran dan keluarga besar Yayasan Al Islam atas kegiatan kirab maskot dan sosialisasi Pilkada 2024. “Sosialisasi pendidikan bagi pemilih pemula ini sangat penting, dan menjadi bagian tugas penting yang harus dilaksanakan  KPU, selaku penyelenggara Pemilu,” ujar Yasin. Berdasarkan data Daftar Pemilih Tetap di KPU, dari 1,4 juta lebih jumlah pemilih se-Kabupaten  Sidoarjo,  ada sekitar  113 ribu, atau 23 persen adalah pemilih pemula. “Jadi sosialisasi pendidikan politik sangat penting dilakukan kepada warga yang secara resmi sudah punya hak pilih pada Pemilukada,” ujar Yasin. (ParmasKPU)