Berita Terkini

KPU SIDOARJO KOORDINASI DISPENDUKCAPIL Maksimalkan Penerbitan KTP 23 Ribu Pemilih Pemula Pilkada 2024

KPU SIDOARJO : KPU Kabupaten Sidoarjo terus melakukan berkordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sidoarjo untuk memaksimalkan proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik  (KTP-E) bagi pemilih pemula pada Pilkada 2024. Saat ini pihaknya mendata sekitar 23 ribu pemilih pemula pada Pilkada Sidoarjo belum memiliki KTP-E. Sesuai aturan yang ada warga yang datang ke TPS juga harus menunjukkan kartu identitas pribadi kepada petugas KPPS,--selain juga membawa surat undangan yang diterbitkan KPU. Karena itu kepemilikan KTP elektronik tersebut bagi setiap warga sangat vital dalam pelaksanaan pesta demokrasi yang dihelat 27 Nopember mendatang. Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Sidoarjo, M. Nasiruddin Yahya mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkab Sidoarjo terkait masalah tersebut. “Sudah kita sampaikan pada saat penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024 beberapa waktu lalu. Tujuannya agar semua masyarakat, terutama Gen-Z sudah punya KTP sehingga bisa menyalurkan aspirasi politik mereka untuk memilih kepala daerah,” jelasnya, pada Senin (2/11) siang. Sejauh ini, lanjut Natsir menilai respon Pemkab Sidoarjo terkait hal ini sudah cukup bagus. Bahkan beberapa hari setelah dikomunikan permasalahan tersebut, Sekda Sidoarjo, Fenny Apridawati langsung menerbitkan surat perintah pada para camat di seluruh kota delta terkait penuntasan perekaman KTP-E. “Dalam surat tertanggal 1 Oktober 2024, telah disampaikan pihak Dispendukcapil Sidoarjo telah melakukan langkah-langkah strategis untuk mempercepat proses penerbitan KTP bagi 23 ribu pemilih pemula,” ujar Nasir. Langkah strategis itu, di antaranya melakukan jemput bola ke SMA/SMK negeri maupun swasta di seluruh kota delta selama kurun waktu dua Oktober hingga November. Program ini akan dijalankan dua kali setiap pekannya.  Ditambahkan, pihak Dispendukcapil Sidoarjo juga akan membuka layanan khusus perekaman KTP-E bagi para pemilih pemula pada setiap hari Sabtu dan Minggu selama bulan Oktober dan November di Mall Pelayanan Publik (MPP). Perekaman dan pembuatan kartu identitas pribadi itu dilayani mulai jam 8 pagi sampai 12 siang di MPP. Bahkan jika ternyata masih ada yang tercecer, Dispendukcapil Sidoarjo masih akan membuka loket layanan pembuatan KTP bagi Gen-Z itu pada hari pencoblosan, atau 27 November 2024. “Saat ini kami pun terus melakukan koordinasi dengan Dispendukcapil Sidoarjo. Dan pekan depan saya ingin memastikan masalah itu agar semua warga Sidoarjo yang punya hak pilih sudah mempunyai KTP saat hari ‘H’ pemungutan suara,” tegas Nasir. (parmaskpusda)

KPU SIDOARJO GELAR TRAINING OF TRAINERS DENGAN 90 ANGGOTA PPK Untuk Persiapan Bimtek KPPS Pemilihan Serentak Tahun 2024

KPU SIDOARJO; Sebagai langkah pemantapan,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo menggelar Training of Trainers (ToT) Fasilitator Bimbingan Teknis KPPS Pilkada Serentak Tahun 2024 yang diikuti 90 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Sidoarjo, pada Minggu (3/10) siang. Kegiatan berlangsung di Ballroon Hotel Luminor Sidoarjo ini mengupas seputar peraturan, berikut teknis serta pedoman dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 yang digelar serentak pada 27 Nopember mendatang. Kegiatan Bimtek ini dibuka Ketua KPD Sidoarjo, Fauzan Adim dihadiri seluruh anggota komisioner KPU. Mereka adalah Mukhammad Yasin, Haidar Munjid, A Nidhom dan Nasiruddin Yahya. Juga ikut hadir Sulaiman, Sekreatariat KPU Kabupaten Sidoarjo. “Setelah seluruh anggota PPK mengikuti Bimtek ini, kami harapkan menjadi Training of Traineers (TOT) atau fasilitator yang bertanggung jawab memberikan bimbingan teknis serupa kepada seluruh anggota Panitia Pemilihan Suara (PPS) yang ada di tingkat desa,” ujar Fauzan Adhim. Lebih lanjut, dia mengimbau seluruh anggota PPK untuk lebih fokus pada persiapan jelang pelaksanaan Pemilukada yang tinggal 23hari lagi. "Kami berharap juga semua rekan-rekan PPK untuk sebisa mungkin  mengurangi aktivitas kegiatan di luar yang sekiranya mengganggu tugas dan kewajiban sebagai penyelenggara Pemilukada. Juga harus selalu aktif mengikuti perkembangan informasi tentang giat KPU,” tuturnya. Ditambahkan, setelah mengikuti Bimtek ini seluruh PPK se-Sidoarjo diminta secepatnya melakukan berbagai upaya kordinasi baik di internal maupun juga KPU guna persiapan pelantikan anggota KPPS di wilayahnya masing-masing. “Ini sangat penting karena rekan-rekan PPK bisa segera lakukan upaya Bimtek lanjutan kepada KPPS,” tegas Fauzan. Sebagaimana dalam materi Bimtek yang pernah digelar KPU Jatim diikuti seluruh anggota komisoner KPU Kabupaten/Kota se-Jatim, bahwa persoalan yang dinilai krusial untuk dipahami adalah masih seputar pembahasan materi tentang sistematika Rancangan Kebijakan dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Terutama menyangkut sistem pemungutan dan  penghitungan suara hasil pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur, serta Bupati-Wakil Bupati dan Walikota-Wakil Walikota. Dalam kesempatan itu, para anggota komisioner  KPU dari masing-masing divisi diberi kesempatan menyampaikan paparan pada kegiatan Bimtek tersebut. Kordinator Divisi Teknis dan penyelenggara KPU Sidoarjo, Haidar Munjid  mengupas seputar lima isu strategis yang perlu diantisipasi lembaga penyelenggara pesta demokrasi ini. Yang mana, lima isu strategis ini berhubungan dengan sistematika pemungutan dan penghitungan  suara pemilih (Puratungra). “Kita selaku lembaga Adhoc untuk penyelenggaraan Pemilukada harus memahami betul tentang sistematika cara dan teknis tahapan pelaksanaan. Ini terutama bagi rekan-rekan kita di PPS,” ujarnya. “Jadi teman-teman PPK mohon kerja samanya untuk bisa membantu para petugas PPS di wilayahnya masing-masing,” tambahnya. Lima isu strategis ini meliputi; pertama, siapa saja pemilih yang berhak memberikan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kedua adalah penerapan prinsip terbuka dan ketiga yakni penggunaan dokumen lain,--selain KTP elektronik sebagai pengganti surat keterangan (Suket) perekaman. Lalu isu keempat adalah penggalokasian waktu bagi pemilih pindahan. Terakhir isu kelima terkait mitigasi terhadap suara yang belum ditanda tangani oleh Ketua KPPS, namun sudah dicoblos. “Berdasarkan evaluasi  pada kejadian Pemilukada sebelumnya, isu strategis pada point nomor dua, yakni prinsip keterbukaan, dan nomor lima terkait mitigasi terhadap persoalan kartu suara yang belum ditanda tangani KPPS, itu yang sering atau banyak terjadi protes hingga gugatan hukum,” ungkap Haidar. Pihaknya  berharap agar kasus-kasus selerti ini tidak terjadi lagi pada Pemilukada tahun ini. Karena hal-hal begini tidak perlu terjadi, karena sebenarnya mudah diselesaikan bila semua petugas di tingkat PPS maupun PPK bisa memahami semua petunjuk dan peraturan yang berlaku. (Parmaskpusda)

KPU Sidoarjo Siapkan Piranti dan Kebijakan Khusus Bagi Disabilitas dan Manula di Pilkada 2024

KPU SIDOARJO : Dari 1.479.539 warga Sidoarjo yang mempunyai hak pilih dalam Pilkada 2024 yang akan digelar pada 27 November mendatang, terdapat 5.856 diantaranya adalah penyandang disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).  Selain itu juga tercatat 14,36%, atau setara dengan 212.732 orang adalah manusia lanjut usia (Manula). Rinciannya ada 199.993 orang yang berusia antara 60 sampai 79 tahun ditambah 12.739 orang yang umurnya sudah lebih dari 80 tahun. “Atas dasar data itulah kami juga menyiapkan berbagai piranti khusus termasuk kebijakan-kebijakan tertentu bagi kaum disabilitas maupun para manula tersebut,” kata Koordinator Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmar KPU Sidoarjo, Mukhamad Yasin yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (01/11/2024) sore tadi. Yang disebutnya sebagai piranti khusus tersebut diantaranya alat bantu bagi para penyandang tuna netra di kota delta yang jumlahnya tercatat sebanyak 401 orang dalam DPT Pilkada 2024. “Jadi ada alat yang disebut template braille untuk memudahkan pemilih disabilitas netra saat akan mencoblos. Alatnya sudah siap koq,” jelas Yasin. Bagi penyandang disabilitas yang lain, KPU juga sudah menetapkan kebijakan khusus saat mereka akan memilih calon pemimpinnya di Propinsi Jatim maupun Kabupaten Sidoarjo. Diantaranya bisa meminta salah satu personel KPPS untuk mendampingi selama di bilik suara. “Tapi boleh juga jika yang bersangkutan minta didampingi anggota keluarganya maupun orang lain yang dikehendaki. Sudah disiapkan form khusus untuk pendamping itu,” ujar mantan anggota Panwascam Prambon itu. Untuk memberikan pelayanan terbaik bagi kaum difabel dan manula ini, KPU Sidoarjo juga sudah menyiapkan perintah khusus terkait penataan layout TPS nantinya. “Intinya harus menerapkan prinsip aksebilitas atau ramah terhadap penyandang cacat dan geriatri ini. Termasuk jika mereka menggunakan kruk atau kursi roda,” imbuh Yasin. Bukan hanya itu, KPU Sidoarjo juga mewajibkan KPPS untuk melayani warga yang sakit namun tetap punya keinginan kuat untuk menyalurkan hak politiknya. “Harus didatangi di rumahnya masing-masing. Sesuai SOP (Standart Operasional Prosedur-red), mereka harus didampingi PTPS (pengawas TPS-red) dan saksi,” terangnya lagi. Untuk memastikan berjalannya layanan bagi disabilitas dan manula ini, KPU Sidoarjo akan menjadikannya sebagai salah satu materi dalam forum Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi personel KPPS. “Pasti akan kami sampaikan itu dalam Bimtek setelah plantikan,” pungkas Yasin.(Parmaskpusda)

DEBAT KEDUA PASLON PILKADA SIDOARJO KPU Mengapresiasi Kerjasama Semua Pihak Sehingga Debat Berjalan Lancar, Tertib dan Aman

KPU SIDOARJO : Debat kedua pasangan calon (Panslon) Pilkada Sidoarjo 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo di Hotel Aston di kawasan Kahuripan Nirwana Sidoarjo, Kamis (31/1) malam, telah berjalan lancar. Meski Paslon Subandi-Mimik Idayana dan Achmad Amir Aslichin – Edy Widodo, datang diiringi masing-masing masa pendukung, namun suasana di ruang maupun di luar arena debat berjalan kondusif  hingga acara selesai. Acara debat dimulai pukul 19.30 disiarkan sebuah televisi swasta ini diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya, selanjutnya dibuka Ketua KPU Sidoarjo, Fauzan Adhim. Dia mengapreasi semua pihak atas terselenggaranya debat Paslon dengan lancar, tertib dan aman. “Mohon maaf tidak bisa menyebutkan satu persatu.Atas nama pribadi dan mewakili jajaran KPU kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepala semua pihak yang terlibat dalam proses mulai persiapan hingga pelaksanaan debat,” kata Fauzan.  Hadir dalam acara itu, Pjs Bupati Sidoarjo Isa Anshori,  Ketua DPRD Abdillah Nasih, dan pejabat Forkompida Sidoarjo. Juga beberapa tokoh masyarakat, di antaranya dari unsur Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah maupun organisasi kemasyarakat lainnya. Selain itu perwakilan akademisi serta perwakilan disabilitas. Seperti sebelumnya, kedua Paslon diberi kesempatan mengeksplorasi visi, misi dan program kerja sesuai tema yang diusung dalam debat; “Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat Serta Menyelesaikan Persoalan Daerah”. Kedua Paslon ini juga diberi kesempatan sama untuk menjawab berbagai pertanyaan yang disusul Tim Panelis. Di antaranya, tim panelis ada Dr Suko Widodo (Unair), Dr Ahmad Fathoni Rodli (Umaha),Dr Imam Fauzi LC M PD (Umsida),M Nur Kholiq SH Msi (Unair),serta Dr Iwan Nurhadi S Sos. Saat memasuki segmen ke empat dan lima adalah yang paling menarik. Di mana, kedua paslon saling bertanya, dan menjawab. Suara yel-yel dari masing masing pendukung kerap ikut  mewarnai kemeriahan acara debat. Namun situasi dan kondisi tetap berjalan tertib, dan kondusif.  Begitu pula hadirnya ratusan massa pendukung dua Paslon di halaman depan hotel, tidak sampai menimbulkan persoalan keamaman. Semuanya berjalan kondusif hingga acara debat ini berakhir. “Alhamdulillah, berkat kerja sama dan koordinasi dengan semua pihak berjalan dengan  baik,”ujar Fauzan menutup pembicaraan. Dia menambahkan,  sesuai Peraturan KPU (PKPU) No 1363 Tahun 2024 tantang Kampanye Pilkada, bahwa agenda debat publik Paslon adalah salah satu dari rangkaian kegiatan yang harus dilakukan KPU selaku lembaga penyelenggara Pemilukada. “Sesuai ketentuan dalam regulasi bahwa agenda debat publik ini akan kita lakukan tiga kali,” ujarnya. “Insya Allah bila tidak ada perubahan, untuk agenda ketiga atau terakhir kita langsungkan pada tanggal 14 Nopember mendatang,” tambah Fauzan.(Parmaskpusda)

KPU Sidoarjo Serahkan BK 800 Ribu Lembar Kepada Paslon Pilkada 2024

KPU SIDOARJO : Begitu proses pengadaan selesai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo menyerahkan Bahan Kampanye (BK) kepada masing-masing pasangan calon (Paslon) Pilkada Sidoarjo 2024. Penyerahan BK dilakukan secara simbolis oleh Mukhammad Yasin, Koordinator Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas KPU Sidoarjo kepada masing-masing perwakilan Paslon itu, pada Kamis (31/10) sore. BK yang diserahkan ke masing berupa poster, pamflet, brosur dan selebaran. Barang itu diserahkan Yasin kepada Nanang Haromain, selaku Liaison Officer (LO) Paslon Subandi-Mimik Idayana, dan Nadjib, sebagai petugas LO Paslon Achmad Amir Aslichin. “Total ada 800 ribu lembar BK yang kami serah terimakan. Masing-masing 200 ribu per itemnya. Kami berharap BK ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga akan semakin banyak warga Sidoarjo yang tertarik untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Pilkada ini,” jelas Yasin. Layanan yang diberikan KPU untuk para kontestan Pilkada dalam perkara ini juga terbilang paripurna. Bukan saja membiayai pengadaannya saja, namun sekaligus mengantarkan barang cetakan itu hingga ke posko pemenangan masing-masing kandidat. “Hari ini juga langsung diantarkan supaya bisa secepatnya dimanfaatkan oleh Paslon dan anggota pemenangannya. Tadi sudah kami cek barangnya, kira-kira ada satu mobil boks penuh untuk setiap kandidat,” tuturnya. Setelah menerima BK tersebut, LO Paslon no urut 1, Nanang Haromain mengatakan pihaknya akan berusaha menyebar luaskan bahan-bahan kampanye tersebut di rentang waktu masa kampanye yang hanya tersisa kurang dari tiga pekan ini.  “Kita akan bagikan BK ini di setiap kegiatan kampanye paslon Subandi Mimik, termasuk dalam forum pertemuan terbatas dengan masyarakat maupun dengan relawan. Secepatnya akan kami distribusikan ke tiap-tiap korcam dan kordes,” jelasnya. Senada disampaikan Nadjib, selaku LO Paslon nomor urut 2, ditemui secara terpisah. Dia mengaku terbantu dengan adanya BK dari KPU ini. “Sangat membantu, meski kami sendiri  sudah mencetak yang seperti ini dan sudah kami sebarkan jauh-jauh hari sebelumnya,” katanya. Pihaknya yakin tim pemenangan Mas Iin-Edi Wibowo bisa menghabiskan semua BK yang dibuat KPU Sidoarjo itu hingga akhir masa kampanye nanti. “Agenda kita kan masih banyak. Jadi kalau hanya 800 ribu lembar saja sudah pasti habis tersebar,” ujarnya. (parmaskpusda)

KPU Sidoarjo Bersama Aparat Keamanan Gladi Resik Pastikan Debat Kedua Paslon Dapat Berlangsung Tertib, Lancar dan Aman.

Untuk mendukung kelancaran, ketertiban dan keamanan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo, bersama jajaran aparat pengamanan dari Polresta dan Kodim 0816 Sidoarjo telah melakukan gladi bersih. Kegiatan gladi bersih dilakukan  tiga jam sebelum pelaksanaan acara debat kedua pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Sidoarjo pada Pulkada 2024, Kamis (31/10) malam nanti. Ketua KPU Sidoarjo, Fauzan Adhim mengatakan gladi bersih dilakukan untuk memastikan semua persiapan jelang acara debat kedua menghadirkan Paslon Subandi – Mimik Idayana dan Amir Aslichin - Edy Widodo dimulai pukul 19.30, bisa berlangsung tertib, lancar dan  aman,--sebagaimana yang direncanakan. "Jadi sore ini, sekitar pukul 15.00 kami bersama Polres dan Kodim, bersama-sama turun langsung ke lokasi guna mengecek semua persiapan dan kondisi di area Hotel Aston, khususnya di sekitar tempat dilangsungkannya acara debat. Ini untuk memastikan maksimal 3-4 jam sebelum acara debat dibuka semua persiapan khususnya semua area lokasi hotel sudah dalam kondisi steril,"ujar Fauzan. Lebih lanjut, Fauzan kembali menegaskan sesuai Peraturan KPU (PKPU) No 1363 Tahun 2023 tantang Kampanye dan hasil kesepakatan dalam rapat kordinasi (Rakor) yang dihadiri semua pihak di RM Bu Lis Minggu (27/10) lalu. Bahwa kewajiban dan tanggung jawab KPU selaku penyelenggara acara debat hanya sebatas di intern lokasi tempat berlangsungnya debat. "Diluar hal tersebut itu sudah menjadi tanggung jawab masing-masing Paslon.Maka kami sangat berharap agar tim dan pendukung dari masing-masing Paslon bisa bekerjasama menjaga ketertiban dan keamanan selama berlangsungnya acara debat," tuturnya.  Ditambahkan, hasil rapat internal dalam acara debat kali ini pihaknya telah menetapkan lima panelis. Mereka adalah Dr Suko Widodo (Unair), Prof. Ahmad Fathoni Rodli (Umaha), Imam Mahfudzi (Umsida), Prof Abdul Cholik (Uinsa),serta Andi Kurniawan (UB) "Beliau-beliau  telah melakukan rapat kordinasi untuk membuat konsep dan materi pertanyaan untuk masing-masing Paslon dalam debat nanti,” tegas Fauzan.(Parmaskpusda)